Jumat, 19 Oktober 2012

Analisis beberapa jurnal mengenai Usaha Kecil dan Menengah dan membuat jurnal sendiri (revisi)


Analisis jurnal 1 :
Peran Pembinaan Manajemen Usaha Terhadap Kemajuan Bisnis UKM (Usaha Kecil dan Menengah)
(Studi kasus Mitra binaan PT. Jasa Marga Persero)
Latar Belakang
Secara umum keberadaan perusahaan kecil dan menengah (UKM)  di Negara-negara berkembang dapat dikatakan sebagai tulang punggung perekonomian Negara. Keberadaan UKM terbukti telah mampu menggerakkan roda perekonoian bangsa dan mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Meski para UKM ini memiliki beberapa keterbatasan namun pada kenyataannya mereka mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain. Bahkan pada saat kondisi perekonomian memburuk dan banyak perusahaan besar yang terancam bangkrut, para UK ini tetap mampu untuk bertahan hidup. Hanya para pemilik (owner) yang mempunyai orientasi kewirausahaan kuat yang mampu membawa peningkatan bagi perusahaan. Ketidakmampuan pemilik untuk memelihara kekuatan dalam menghadapi tantangan yang ada justru akan berpengaruh pada turunnya kinerja dan kegagalan perusahaan (Hill dan McGowan, 1999,p,167). Ketergantungan perusahaan akan orientasi kewirausahaan para pemiliknua harus disertai dengan kemampuan perusahaan untuk merumuskan strateginya dan mengimplementasikan strategi tersebut dengan baik. Strategi dapat dipandang sebagai respon perusahaan, baik yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang, dalam menghadapi tantangan dan peluang akibat perubahaan lingkungan yang terjadi. Leberadaan UKM di Indonesia ternyata mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian bangsa, khususnya dalam mengurangi jumlah pengangguran.

Perumusan Masalah
Perusahaan menghendaki keuntungan yang memadai dan berkelanjutan agar dapat bersaing dan menghadilkan kinerja terbaik. Salah satu faktor yang berperan dalam membangun kinerja perusahaan adalah kinerja pemasaran. Berdasarkan uraian diatas, maka masalah pada penelitian adalah bagaimanan meningkatkan kinerja pemasaran. Dari masalah penelitian tersebut muncul pertanyaan penelitian sebagai berikut:
  1. Apa pengaruh orientasi wirausaha terhadap kinerja pemasaran?
  2. Apa pengaruh kreatifitas program pemasaran terhadap kinerja pemasaran?
  3. Apa pengaruh factor lingkungan yang memoderasi orientasi wirausaha dan kreatifitas program pemasaran terhadap kinerja pemasaran?

Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi wirausaha dan kreatifitas program pemasaraan terhadap kinerja pemasaran dengan faktor lingkungan sebagai variable moderat.

Analisis jurnal 2 :
Studi Peran Serta Wanita Dalam Pengembangan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi
Latar Belakang
Ketika Indonesia dilanda kritis, pemerintah baru sadar bahwa usaha besar yang dibangga-banggakan justru sebagian besar terjadi gulug tukar dan memberikan beban berat bagi Negara dan bangsa. Sebaliknya usaha kecil dan koperasi yang selama ini dipandang sebelah ata mampu bertahan, bahkan berkembang.hampir setiap hai, semua media melaporkan kondisi krisis ekonomi yang tak kunjung membaik. Tingkat kesehatan perbankan, dan upaya pemulihan sector riil seolah tak ada hasilnya, PHK dan pengangguran bertambah. Karena krisis suami sebagai kepala rumah tangga menjadi pengangguran tak kentara. Kebutuhan rumah tangga, pendidikan anak, kesehatan tak mungkin dihentikan, memaksakan para istri yang semula hanya sebagai ibu rumah tangga mulai berperan di berbagai bidang usaha. Wanita potensial untuk melakukan berbagai kegiatan produktif yang menghasilkan dan dapat membantu ekonomi keluarga, dan lebih luas lagi ekonomi nasional, apalagi potensi tersebut menyebar di berbagai bidang maupun sektor. Dengan potensi tersebut wanita potensial berperan aktif dalam proses recovery ekonomi yang masih diselimuti berbagai permasalham ini. Di samping wanita sangat potensial dan memiliki kompetensi dalam pengembangan usaha kecil, menengah maupun koperasi, baik wanita tersebut sebagai pelaku bisnis, pengelola Pembina/pendamping, ataupun sebagai tenaga kerja.
Rumusan masalah
Dari uraian diatas, perlu dilakukan penelitian atau studi secara mendalam guna memperoleh gabaran secara persis kemampuan dan peran serta wanita dalam kegiatan pengembangan usaha, yaitu:
  1. Sampai seberapa jauh kompetensi dan peran wanita dalam berbagai kegiatan atau bidang usaha?
  2. Engapa mereka berhasil disuatu jenis usaha tertentu dan mengapa mereka selalu gagal dalam bidang usaha lainnya?
  3. Sampai sejauh mana wanita memiliki kelebihan dan kelemahan dalam melakukan pengembangan usaha?
  4. Bagaimana kemungkinan pengembangan kemampuan dan peran serta mereka dalam pengemabngan usaha kecil, menengah, dan koperasi?
Tujuan penelitian
Menganalisis kemampuan dan peran serta wanita dalam mengembangkan UKMK, mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat peran serta dalam pengembangan UKMK, memperoleh alternatif peningkatan kemampuan dan peran serta wanita dalam pengembangan UKMK.

Analisi jurnal ke 3 :
Pemberdayaan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Dalam Memanfaatkan Hak Kekayaan Intelektual
Latar Belakang
Dalam era tersebut persaingan yang terjadi adalah persaingan antar produsen ataupun perusahaan dan bukan lagi antar negara. Siapa yang dapat bekerja lebih professional dan efisien itulah yang keluar sebagai pemenang dan dapat eksis di pasar. Berbagai kebijakan tersebut diatas mengindikasikan pemerintah sangat peduli akan tumbuh dan berkembangnya Koperasi dan Usaha Kecil dengan melindungi dan memberikan iklim, baik untuk Koperasi dan Usaha Kecil. Undang-Undang yang memuat ketentuan-ketentuan tentang merek pertama kali dikenal dengan di undangkannya Undang-Undang No. 21 Tahun 1961 tentang “Merek Perusahaan dan Perniagaan”. Undang-Undang ini dikenal dengan sebutan undangundang merek dan merupakan perubahan tentang ketentuan yang mengatur tentang merek sejak zaman kolonial dahulu yang disebut “Reglement Industrial Eigendom Kolonial”. Undang-Undang No. 21 Tahun 1961 menganut sistem “Deklaratif” dengan pengertian bahwa perlindungan hukum terhadap hak atas merek yang diberikan kepada pemakai merek pertama. Di dalam pelaksanaan Undang-Undang tersebut dirasakan masih kurang tepat karena belum menggambarkan/mengikat kepastian hukum, oleh karena itu pemerintah mengeluarkan Undang-Undang baru No. 19 Tahun 1992 tentang merek. Ada perbedaan yang sangat menyolok pada Undang-Undang No.19 Tahun 1992 menganut sistem “Konstitutif” yang lebih menjamin kepastian hukum karena perlindungan hukum hak atas merek diberikan kepada pendaftar pertama.   Perkembangan perdagangan dunia internasional yang semakin cepat, menuntut kesepakatan dan komitmen terhadap pengurangan
segala hambatan-hambatan perdagangan dunia internasional di berbagai aspek tetapi menjunjung tinggi azas legalitas yang telah disepakati bersama.

Rumusan Masalah
Kalau dilihat dari judul penelitian, maka dapatlah diidentifikasi permasalahan sebagai berikut :
1.       Sejauhmana sebenarnya minat dari Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah untuk memanfaatkan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI).
2.       Sejauhmana pemberian penyuluhan-penyuluhan HaKI oleh lembaga-lembaga pemerintah yang terkait.
3.       Sejauhmana hambatan-hambatan yang dihadapi Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah selaku pemanfaat HaKI.

Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini dapat disampaikan antara lain:
  1. Seberapa minat untuk memanfaatkan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) bagi Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.
  2. Factor-faktor penyebab kurang minatnya untuk memanfaatkan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) bagi Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.

Tema : ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEUNGGULAN PRODUK DALAM BERSAING MELALUI BEBERAPA ORIENTASI
Kata kunci : Orientasi kewirausahaan, Orientasi pasar, Inovasi, Keunggulan bersaing
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Dalam sebuah negara  yang sedang berkembang, negara tersebut mempunyai Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang dapat membantu perekonomian negara. Keberadaan pemerintah dalam hal ini sudah mulai serius terbukti dari pemberian kredit lunak kepada pemilik usaha untuk dapat meningkatkan kapabilitas mereka dalam meningkatkan kinerja perusahaan, namun pemberian kredit oleh pemerintah masih kurang merata dikarenakan banyaknya UKM di Indonesia. Sebagian usaha kecil dan menengah ini masih mempunyai berbagai kelemahan baik dari dalam maupun dari luar.  Kelemahan yang dimiliki UKM dari dalam adalah kurangnya kemampuan manajerial dan keterampilan, kurangnya akses terhadap informasi teknologi, permodalan dan pasar. Kelemahan ini disebabkan sebagai sumber daya manusia yang kurang terampil. Sebaliknya kelemahan dari luar adalah kurangnya kemampuan untuk beradaptasi terhadap pengaruh lingkungan yang strategis, kurang cekatan dalam mengantisipasi berbagai tantangan sebagai akibat resesi ekonomi baik tingkat global maupun regional. Maka dari itu perlunya pembinaan dan pengembangan usaha kecil dan menengah semakin digalakkan. Dari berbagai kelemahan-kelemahan tersebut perusahaan harus memiliki keunggulan bersaing dengan cara memberikan inovasi yang berkualitas karena persaingan usaha yang begitu ketat. Apabila perusahaan tidak dapat bersaing maka perusahaan tersebut tidak akan tahan lama. UKM sendiri terbukti mampu menggerakan roda perekonomian  dan mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Walaupun masih dalam usaha kecil namun mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar lainnya dan mempunyai dampak yang cukup baik bagi perekonomian negara. Terbentuknya UKM dari sang pemilik harus mempunyai kemampuan berwirausaha dan mampu menghasilkan kreativitas tinggi dalam keunggulan produk yang berkarakter agar mampu bersaing dengan perusahaan yang mayoritas memperioritaskan “mengikuti zaman”. Oleh karena itu diperlukan strategi dalam pemasaran yang cukup baik agar dapat menjadikan usaha yang perspektif.

Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis merumuskan dalam penelitian ini sebagai berikut:
  1. Bagaimana cara menanggulangi kelemahan dan solusi efektif pada UKM?
  2. Bagaimana cara meningkatkan daya saing UKM terhadap perusahaan lain?
  3. Bagaimana menciptakan keunggulan produk sehingga dapat mempengaruhi perusahaan lain?

Tujuan penelitian
Penulisan ini bertujuan menganalisis pengaruh orientasi wirausaha, orientasi pasar, inovasi dan keunggulan bersaing dalam sebuah usaha kecil dan menengah.

Daftar pustaka

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar