Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 April 2013

Manfaat dan Kebutuhan Air Bagi Manusia






Sekitar 80% tubuh manusia terdiri dari air. Otak dan darah adalah dua organ penting yang memiliki kadar air di atas 80%. Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, sementara darah memiliki komponen air 95%. Air tersebut diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.

Kurang Air, Bahaya Bagi Darah
Di antaranya dari darah. Kekurangan air bagi darah amat berbahaya bagi tubuh. Sebab, darah akan menjadi kental. Darah yang kental tersebut juga akan melewati ginjal yang berfungsi sebagai filter atau alat untuk menyaring racun dari darah. Itu pengaruh kurang air terhadap kerja darah dan ginjal. Karena itu jangan sampai kekurangan air!!!

Beberapa Manfaat Air Putih :
Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi.
Bila  kurang minum air putih, tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut. Selain itu, air putih dapat melindungi kulit dari luar, sekaligus melembabkan dan menyehatkan kulit.
Mandi dengan air dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus. Sebab, air tersebut dapat membantu memperkuat kembali otot-otot dan ligamen serta memperlancar sistem peredaran darah dan sistem pernapasan. Air putih juga bersifat menghilangkan kotoran-kotoran dalam tubuh yang akan lebih cepat keluar lewat urine.
Tubuh lebih bugar
Khasiat air tak hanya untuk membersihkan tubuh saja tapi juga sebagai zat yang sangat diperlukan tubuh.
Penyeimbang tubuh
Jumlah air yang menurun dalam tubuh, fungsi organ-organ tubuh juga akan menurun dan lebih mudah terganggu oleh bakteri, virus. Namun, tubuh manusia mempunyai mekanisme dalam mempertahankan keseimbangan asupan air yang masuk dan yang dikeluarkan. Air yang dibutuhkan tubuh kira-kira 2-2,5 l (8 – 10 gelas) per hari. Selain itu, asupan air juga diperoleh dari hasil metabolisme makanan yang dikonsumsi dan metabolisme jaringan di dalam tubuh.

Sumber : http://www.batararayamedia.com

Minggu, 16 Oktober 2011

Jakarta and its Rural, Urban, and Slum Area.


Jakarta memiliki 4 bagian yaitu Jakarta bagian Barat, Jakarta bagian Utara, Jakarta bagian Pusat, Jakarta bagian Selatan dan Jakarta bagian Timur. Jakarta sebagai kota Pemerintah dan juga sebagai pusat kegiatan dimana masyarakatnya lebih banyak melakukan kegiatannya di sekitar Jakarta. Apa akan berhubungan dengan kota pedesaan?
Jakarta dimana banyak orang yang berdatangan baik dari luar negri maupun dari luar kota yang berbagai tujuan datang ke Jakarta. Ada yang bersekolah, berlibur sampai mencari pekerjaan.
Banyak sebagian pendatang dari luar kota berdatangan untuk mencari pekerjaan dan bermacam-ragam mereka dapat sampei ke Jakarta, ada yang dibawa oleh sanak saudaranya dan ada yang tanpa dibawa sanak saudaranya. Mereka itulah yang menjadi factor utama kepadatan penduduk di Jakarta ini. Bagi mereka, Jakarta adalah kota dimana dengan mudahnya mencari pekerjaan. Lalu apa yang mereka lakukan sampai menunggu mereka mendapat pekerjaan?
Mereka belum jelas akan bekerja apa dan tinggal dimana tetepai tanpa mereka sadari mereka hanya dapat memadati kota Jakarta saja. Mungkin sekarang, Jakarta bukanlah lagi sebuah kota bahkan sudah disulap menjadi sebuah pedesaan, karena banyaknya mereka yang tidak mendapat pekerjaan dan tidak mendapat tempat tinggal yang layak membuat Jakarta dipandang menjadi tempat perkumuhan. Mereka yang tidak mendapatkan tempat tinggal akan berfikir secara instan untuk dapat berteduh, mereka lebih memilih tinggal di bawah jembatan dan di pinggir kali tanpa harus memikirkan kesehatan mereka dan tidak bagus dilihat para turis yang berdatangan dari berbagai negara.
Pemerintah sebaiknya lebih memperhatikan hal ini secara tegas seperti contoh memeriksa kartu tanda penduduk kota Jakarta secara operasional dan bagi mereka yang tidak mempunyai dapat ditindak lanjuti dan bagi warga Jakarta yang hendak pulang ke kampung halaman sebaiknya tidak membawa saudaranya yang tidak perkepentingan karena dapat memenuhi kota Jakarta.